10 Street Food Yogyakarta Yang Viral, Wisata Kuliner Murah Meriah Halaman All

Luliner Yogyakarta

Daging kambing itu dimasak dengan jeruji besi untuk menghasilkan kematangan sempurna dan merata pada ketuat kambing yang dibakar. Terampil saja Rangga dan Gelisah memilih makan di teritori ini.

Sate ini berbahan dasar dari gajih yang rasanya enak sekali jika dibakar. Untuk harganya sangat murah, yaitu Rp 2. 000 saja untuk satu tusuknya. Untuk mendapatkan Sego Koyor ini kamu harus berkunjung ke perempatan Gondomanan. Warungnya buka mulai pukul 22. 00 hingga menjelang subuh.

Kamu bisa menikmati kuliner Jogja yang khas ini hanya dengan Rp 13. 000 saja. Kalau biasanya nasi dan lauk berat cocok jadi makan pagi hingga siang hari, saatnya mencoba yang beda bersama warung nasi teri di pojok Jalan Gejayan. Ikan teri yang kriuk atau sayur teri pedas ditemani kering tempe dan nasi pulen, dijamin obat keroncongan malam hari. Warung gudeg ini dinamakan Gudeg Pawon lantaran pembeli akan dilayani di pawon atau langsung di dapurnya. Rasa gudeg yang tidak terlalu manis dipadukan dengan daging ayam kampung yang empuk adalah alasan mengapa masyarakat dari luar Jogja pun rela mengantri.

Sego Abang Jirak adalah makanan khas Gunungkidul yang memiliki gizi yang tinggi dan makanan sehat. Oleh karena itu, bagi penggemar masakan organik, sego abang bisa menjadi pilihan utama dan dapat di sajikan dengan sayur lombok ijo yang istimewa. Untuk harga, jangan takut, makanan yang tersaji di Angkringan KR dibandrol mulai dari Rp1. 000 per buah.

Untuk harganya cukup murah, hanya dengan Rp 10. 000 saja kamu bisa menikmati cita rasa soto yang berbeda. Kalau kamu sedang berkunjung ke Jogja dan jalan-jalan ke daerah Malioboro, kamu akan menemukan sate di sepanjang jalan. Namun ada salah satu sate yang menarik perhatian yakni Sate Kere.

Nama sate klathak ciri khas Rangkaian tersebut pun semakin kesohor sejak masuk ke di salah satu adegan film terkenal di Indonesia ini. Pengungung yang datang pula biar semakin ramai dan mesti rela antri lama pada menikmati seporsi Sate Klathak Pak Bari tersebut. Kecuali ayam, Gudeg Yu Djum juga menyediakan telur serupa lauk pilihan lainnya. Juga, krecek yang dimasak beserta bumbu cabai yang menyakitkan.

Ketika kamu berkunjung ke Yogyakarta, jangan bingung kalau kamu akan menemui banyak sekali Angkringan. Mungkin belum banyak yang mengenal makanan tradisional khas Kulon Progo ini. Gebleg terbuat dari tepung kanji kemudian dibentu menjadi angka 8 lalu digoreng. Rasanya enak dan gurih, kamu bisa mencobanya jika berkunjung ke Kulon Progo. Rahasia kenikmatan yang kalian rasakan ketika menikmati Sate Klathak Pak Bari adalah daging kambing muda yang dibakar dengan bara api.