7 Tips Mengatur keuangan di wabah pandemi corona

financial planer di masa pandemi covid 19

Penyebaran virus Corona tidak lagi menjadi pengecualian di Indonesia. Corona juga memiliki banyak efek pada sektor nasional Corona. Tentu saja, ini menyebabkan perubahan perilaku orang dengan mengkonsumsi dan menyimpan uang mereka. Karena itu, penting untuk mengelola ekonomi di tengah ledakan korona. Berikut ini adalah tips untuk manajemen keuangan di tengah-tengah epidemi Corona

  1. Banyak kampanye belanja online, jangan ketinggalan dulu!
    Saat Anda mengakses Internet, iklan belanja online harus ada di mana-mana. Sementara kampanye terus berbelanja, ada orang yang menawarkan diskon besar, kecuali bahwa mereka akan berwarna-warni. Alhasil, hemat saat Anda menganggur, tetapi malah menjadi masalah keuangan yang membengkak.

Namun, ini tidak berarti bahwa Anda tidak diperbolehkan berbelanja online dan menarik untuk promosi. Anda harus memprioritaskan kebutuhan dasar, seperti sabun, makanan, dan hal-hal yang dapat mendukung gaya hidup bersih Anda. Karena itu, perhatikan gairah belanja online Anda dan jangan tergoda oleh promosi, ya!

  1. Hemat uang!
    Ingat, seperti di atas, ingat bagaimana menghadapi situasi keuangan ketika mengisolasi diri Anda, karena Corona masih menyimpan uang. Gunakan konsep yang sama ketika menabung seperti biasa, terutama: 40-30-20-10, yaitu 40% untuk biaya hidup sehari-hari, 30% untuk cicilan, 20% untuk tabungan atau investasi, 10% untuk keadaan darurat. Simpan uang dalam epidemi sehingga Anda dapat menyetor uang untuk menggunakannya saat Anda tidak memiliki penghasilan selama epidemi.
  2. Simpan anggaran yang tidak perlu untuk keadaan darurat
    Ini dilakukan dengan mengubah kerangka anggaran untuk kebutuhan yang mendesak. Anda dapat memeriksa anggaran mana yang dapat diinvestasikan untuk kebutuhan mendesak. Misalnya, anggaran hobi pacarnya, film, konser, dan kendaraan transportasi, yang semuanya ditawarkan dalam anggaran darurat, dapat dikunjungi.
  3. Momen investasi yang tepat
    Jangan membuat kesalahan ketika epidemi seperti itu adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi. Padahal, investasi tidak menarik karena nilainya menurun. Jumlah investasi yang jatuh pada waktu yang paling nyaman bagi pemula.

Perencana Keuangan Profesional Matt Frankel mengatakan menjual saham Anda dalam kepanikan adalah hal terburuk yang akan memengaruhi pembiayaan jangka panjang Anda. Tetaplah berinvestasi ketika biaya investasi turun karena hal-hal seperti ini bukan yang pertama dan terakhir.

  1. Hati-hati terhadap penipuan Coronavirus
    Kehadiran virus korona yang mempengaruhi orang digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya adalah scam. Kuncinya bukan panik, tapi tetap tenang. Bentuk penipuan yang paling umum adalah menjual topeng murah, menarik penyedia antivirus ke Corona, dan juga menjual obat-obatan atau herbal yang dapat membunuh virus Corona. Terjebak dalam penipuan seperti itu akan memengaruhi keuangan
  2. Jangan panik saat membeli
    Pembelian panik tidak menyelesaikan masalah kurangnya barang atau sebaliknya. Pembelian barang dalam jumlah besar akan sangat mempengaruhi masa depan keuangan Anda. Anda harus mengalokasikan sebagian penghasilan Anda untuk lebih dari satu keadaan darurat, misalnya, jika anggota keluarga Anda terinfeksi atau jika masalah lebih penting.
  3. Temukan peluang kerja di rumah
    Ketika Anda berbeda, jangan melamar ke beberapa perusahaan yang tidak melamar pekerjaan di rumah atau tentu saja tidak mendapatkan penghasilan kering. Solusinya bagi Anda adalah mencoba mencari penghasilan yang bisa dilakukan di rumah. Misalnya, menjual barang lama Anda, menjadi penulis lepas, atau membuka bisnis jasa yang tidak memerlukan komunikasi dengan orang lain.

Ini adalah tips manajemen keuangan di jantung epidemi Corona. Jika Anda seorang wirausaha atau UKM, Anda dapat menggunakan buku harian sebagai perangkat lunak akuntansi Anda untuk menghadapi gelombang wabah ini, karena Anda hanya dapat memeriksa dan mendistribusikan laporan keuangan dengan email dan ponsel cerdas Anda. Coba buku harian ini secara gratis dan manfaatkan manajemen keuangan yang mudah.

bisnis

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*